Maps Menuju Lokasi Pernikahan
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan
"Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan. Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah."



Kami pertama kali bertemu sebagai teman sekelas di bangku SD. Kami adalah pasangan favorit yang sering di-cie cie-in oleh teman-teman sekelas.
“Cieee Gideon dan Rani…”
Begitu suara khas masa kecil yang dulu sering terdengar di ruang kelas. Dengan pipi memerah dan senyum kikuk, kami hanya bisa saling menghindar, malu, bahkan untuk sekadar menyapa pun terasa canggung.
Valentine, 14 Februari 2005, semua teman-teman sekelas sibuk menyiapkan hadiah kecil untuk teman dekat mereka. Gideon memberikan mawar merah jambu kepada Rani sebagai simbol kasih yang lembut, sederhana, dan penuh makna. Sementara Rani, ia memberi liontin berbentuk hati sebagai tanda perhatiannya kepada Gideon. Setelah saling bertukar kado, suara khas itu kembali memenuhi ruangan kelas.
“Cieee Gideon dan Rani… pacaran nihh…!”
Bertahun-tahun berlalu, kami tumbuh dewasa, menjalani hidup masing-masing, dan membawa kenangan masa kecil itu dalam diam.
Semesta mempertemukan kami kembali, di sebuah pertemuan sederhana, dengan obrolan ringan namun terasa begitu dalam. Seperti pulang ke rumah setelah perjalanan panjang. Kini kami tahu, bahwa pertemuan di masa kecil bukanlah kebetulan, melainkan bagian dari rencana Tuhan yang indah, awal dari kisah cinta yang tidak akan pernah berakhir.
Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Kami sepakat dan berkomitmen untuk melangkah bersama menuju pernikahan kudus dan akan saling setia, saling menjaga, dan saling mengasihi, sekarang, nanti, dan untuk selamanya.
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan