Kami menimba ilmu di sekolah dan di Angkatan yang sama, SMAN Agam Cendekia – Angkatan 11 (A11star). Namun tidak pernah sekelas, oh ya pernah sekelas tapi hanya 1 hari saja karena Dzaki tiba-tiba dipindah ke kelas lain. Sering berpapasan, namun hanya saling sapa seperti teman sekolah biasa. Tidak banyak percakapan yang terjadi diantara kami, hingga masa SMA usai dan melangkahkan kaki ke universitas masing-masing.
Kami berhasil masuk ke universitas impian kami. Afifah di Kedokteran UNPAD ’17 dan Dzaki di Teknik Pertambangan ITB ’17. Satu di Jatinangor dan satu lagi di Bandung, jadi lebih jarang bertemu dibandingkan Waktu di SMA. Namun ketika bertemu, kami mendapat kesempatan untuk mengenal lebih banyak, baik itu dalam acara kumpul Ikatan Alumni Agam Cendekia Bandung (IA2C) atau sekedar kumpul Angkatan 11 di Bandung.
Kami akhirnya lulus dari universitas dan mulai menjalani kehidupan seperti orang dewasa lainnya. Afifah melanjutkan KoAs di Bandung, dan Dzaki menjalani program FGDP di perusahaan tambang swasta Kalimantan Selatan. Hingga suatu ketika, kami dipertemukan Kembali pada agenda kumpul alumni SMANAC di Bandung. Kami mulai saling bercerita, mengenal lebih dalam satu sama lain, menemukan kecocokan dalam komunikasi hingga hati kami perlahan terhubung dan mulai saling Jatuh Cinta. Kami memutuskan untuk menjalani hubungan yang serius. Pada 07 September 2024 Dzaki melamar Afifah pada sebuah acara kecil yang dihadiri kedua keluarga. Alhamdulillah lamaran Dzaki diterima Afifah, dan keduanya berkomitmen untuk melanjutkan hubungan ke jenjang berikutnya, Pernikahan.
Setelah 2 tahun Bersama, mempersiapkan segalanya dan menjalani perjuangan yang penuh pahit dan manis. Insya Allah di tahun ini, Dzaki dan Afifah mewujudkan niatnya untuk menikah, membangun keluarga sakinah Mawaddah Wa Rohmah. Semoga Allah SWT menyempurnakan kebahagiaan kami dan menjadikan pernikahan kami sebagai ibadah kepada-Nya.
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan