PERTEMUAN
Aku dan dia di kenalkan oleh orang-orang baik di sekitar kami, yang mengenal kami. Suatu hari, ummi & ibuk menyarankan untuk bertemu dengan seseorang yang menurutnya cocok untukku. Aku ragu-ragu pada awalnya, tapi karena ini saran dari ummi maka itu aku sangat yakin, aku memutuskan untuk bertemu dengannya. Pertemuan pertama kami sangat singkat, tapi aku langsung merasa nyaman dengan kehadirannya. Dia memiliki senyum yang manis dan mata yang hangat. Kami berbicara tentang banyak hal, dan aku merasa seperti sudah kenal lama dengannya.
PENDEKATAN
Setelah pertemuan pertama, kami terus berkomunikasi melalui pesan singkat dan telepon. Kami saling mengenal lebih baik, dan aku merasa semakin dekat dengannya. Dia memiliki hati yang baik dan selalu ada untukku. Suatu hari, aku menyadari bahwa aku sudah jatuh cinta dengannya. Aku tidak tahu bagaimana cara mengungkapkannya, tapi aku yakin bahwa aku ingin menghabiskan sisa hidupku bersamanya.
PERTEMUAN KELUARGA
Setelah berkomunikasi intens, kami memutuskan untuk menikah. Kami tidak melakukan proses tunangan, tapi langsung merencanakan ke jenjang pernikahan. Kami berdua sangat yakin bahwa kami ingin menghabiskan sisa hidup bersama, dan kami tidak ingin menunggu lebih lama. Kami berdua kemudian memutuskan untuk bertemu dengan keluarga masing-masing. Orang tuaku sangat menyukai dia, dan keluarganya juga sangat menyukai aku. Kami semua merasa bahwa kami cocok satu sama lain.
HARI PERNIKAHAN
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh melainkan karena berjodoh lah kami dipertemukan, kami dikelilingi oleh keluarga dan orang-orang baik di sekitar kami, dan kami berdua merasa sangat bahagia. Kami memutuskan untuk mengikrarkan janji suci pernikahan kami pada tanggal 20 Juni 2025 ini, insyaAllah sebagai mana yang pernah di katakan oleh sayidina Ali bin Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu” Aku yakin bahwa niat baik di pertemukan dengan niat baik pula, dan di beri kemudahan dari Allah SWT.