Tidak ada yang kebetulan. Segala sesuatu telah ditetapkan dengan indah oleh Allah SWT. Kita memang tidak bisa memilih kepada siapa hati ini akan tertambat, tetapi kita bisa memilih untuk menjaga niat dan cara dalam memperjuangkannya. Langkah kami dipertemukan bukan karena saling mencari, Kami dipertemukan melalui perkenalan yang dijembatani oleh keluarga. 10 April 2024, hari pertama kami bertemu sederhana, tapi berkesan. Empat hari setelah pertemuan tersebut, tepatnya pada 14 April, kami sepakat untuk menjalani proses ta’aruf. Tidak ada yang menyangka bahwa langkah kecil itu menjadi awal dari sebuah cerita yang tak pernah kami bayangkan sebelumnya.
Dalam proses ta’aruf, kami menjaga komunikasi seperlunya hanya saat ada hal penting yang perlu disampaikan. Ada masa di mana komunikasi sempat merenggang, hingga akhirnya kami memilih untuk saling memperbaiki diri dan menata kembali niat yang telah kami bangun sejak awal. Proses ini mengajarkan kami tentang kesabaran, kejujuran, dan mengenal satu sama lain lebih dalam. Setelah menyelaraskan nilai-nilai dan memastikan bahwa arah hidup kami sejalan, pada 21 Februari 2025, Mas Rosyid datang ke rumah Ika bersama keluarganya. Dengan penuh kesungguhan, ia menyatakan niat untuk melamar dan memohon restu kepada keluarga. Dengan ridha Allah dan restu orang tua, kami pun melangkah menuju tahap yang lebih suci dalam ikatan pernikahan.
Terpisah jarak, tapi dipersatukan oleh doa dan keyakinan. Cinta yang dijaga dalam proses yang diridhai-Nya kini kami ikrarkan dalam ikatan suci pernikahan. Insya Allah, akad akan dilangsungkan pada 24 Agustus 2025.
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan