Maps Menuju Lokasi Pernikahan
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan
Di antara hiruk pikuk pekerjaan, mata kita bertemu untuk pertama kalinya. Sebuah tatapan yang tak sengaja, namun cukup untuk mengukir kesan mendalam. Awalnya, itu hanya tentang kopi yang dititipkan melalui rekan kerja, sebuah isyarat kecil dari hatimu yang ingin mendekat. Namun, saat itu, hatiku masih ragu dan belum terbuka. Aku tidak tahu, bahwa di balik penolakan itu, ada sebuah takdir yang sedang menunggu kita.
Setelah dua tahun, takdir kembali mempertemukan kita. Kamu datang lagi dengan sebuah harapan, sebuah tekad yang lebih kuat dari sebelumnya. Melihat kegigihanmu, hatiku yang tertutup perlahan mulai luluh. Kamu tidak menyerah, dan perjuanganmu berhasil membuka pintu hatiku. Setelah tiga bulan kita bersama, kamu mengucapkan sebuah janji yang sangat berani, “Saya akan menikahi kamu.” Sebuah janji yang menjadi kompas untuk perjalanan kita selanjutnya.
Janji yang kamu ucapkan setahun lalu kini menjadi kenyataan. Di bulan Juni, kamu datang bersama keluargamu untuk melamarku. Momen itu adalah bukti dari kesungguhan dan ketulusanmu.
Kini, kita tidak hanya menyatukan dua hati, tetapi juga dua keluarga. Dan di tahun yang sama, kita akan mengukir babak baru dalam hidup kita, meresmikan janji suci yang akan mengikat kita selamanya.
”Dan di antara tanda-tanda kebesaran-Nya adalah Dia menciptakan untukmu pasangan dari jenismu sendiri, agar kamu merasa tenteram dengannya. Dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang.”
May Allah bring blessings to you (when you are happy), and may Allah bring blessings to both of you (in times of difficulty), and may Allah always gather you both in goodness.
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan