Saling dikenalkan oleh seorang sahabat baik Jihan yang sekaligus teman kantor Panggih. Awal pertemuan kami secara face to face disaksikan secara sunyi oleh dua cangkir hot capuccino milik salah satu cafe di Purwokerto. Tanpa disangka ternyata obrolan semakin dalam seiring berjalannya waktu malam. Hanya ada kami yang berawal dari sekadar ingin berkenalan namun berlanjut saling bertukar kontak pribadi dan akun media sosial.
Pertama dan terakhir kalinya Panggih menyatakan perasaannya pada Jihan, yang kemudian disambut hangat hingga saling memutuskan untuk menjalin hubungan kekasih.
Atas izin kedua orang tua, Jihan menerima lamaran Panggih beserta kedua orang tuanya. sepasang cincin emas putih kembali menjadi saksi setengah perjalanan kami menuju jenjang yang kelak dianggap sakral dan suci, yang inshaAllah akan kami laksanakan pada 06.07.2023.
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan