Dear,
Wedding Guest
QR Checkin
?to=NamaTamu
?to=NamaTamu
Di akhir 2017, Bella dan Eka pertama kali bertemu di tempat kerja yang sama. Saat itu Bella masih sebagai Daily Worker Reservasi di hotel, mereka hanya saling menyapa, termasuk ketika Eka sering sarapan di meja kosong sebelah Bella. Hingga Agustus 2018, saat Eka menjadi Front Office Manager Bella dalam proses perpindahannya ke departemen Front Office, sebuah komentar Eka pada foto Bella mengenakan kebaya Bali di Puri Kerambitan menjadi awal kedekatan mereka. Kesamaan hobi, kecintaan pada Naruto, dan banyak hal lainnya membuat mereka semakin akrab, hingga pertemanan itu perlahan berubah menjadi cinta. Seiring waktu, mereka mulai menjalani hubungan dan sepakat untuk terus belajar memahami satu sama lain sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.
Pandemi COVID-19 membawa perubahan besar ketika Bella dan Eka, yang sejak 2019 bekerja di perusahaan berbeda, sama-sama kehilangan pekerjaan. Namun, masa sulit ini justru menjadi kesempatan untuk saling mendukung dan mencoba hal baru bersama. Bella memulai usaha camilan dan sendok set warna-warni, sementara Eka mengembangkan keterampilannya membuat layangan, dari layangan plastik kecil hingga layangan kain berukuran besar. Dari usaha-usaha sederhana itu, mereka belajar bahwa kebersamaan bukan hanya tentang berbagi kebahagiaan, tetapi juga tentang saling menguatkan saat keadaan tidak mudah.
Sejak akhir 2020, Bella dan Eka menjalani hubungan jarak jauh, dengan Bella di Bali dan Eka di Kalimantan. Setelah melewati berbagai tantangan selama satu tahun, Bella memutuskan untuk beralih karier dan mencari pekerjaan remote atau hybrid agar dapat lebih sering mengunjungi Eka sekaligus mengeksplorasi peluang baru. Sesekali, mereka juga bertemu di tengah perjalanan, di Surabaya. Jarak tidak menghentikan langkah mereka; sepanjang 2021 hingga 2024, keduanya justru sering bepergian bersama ke berbagai daerah di Indonesia, mengumpulkan kenangan dan semakin menguatkan keyakinan untuk terus berjalan bersama.
Pada pertengahan Juli 2025, setelah hampir tujuh tahun bersama, Bella dan Eka memulai babak baru dengan membangun bisnis laundry. Berawal dari kesempatan yang diberikan oleh sepupu Eka untuk mengenal industri laundry, mereka memberanikan diri membangun usaha bersama. Lebih dari sekadar bisnis, langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Eka untuk menikahi Bella dan mempersiapkan masa depan mereka. Eka ingin Bella memiliki usaha yang dapat dikelola dan dikembangkan sendiri, termasuk jika suatu hari Bella memilih untuk menjadi ibu rumah tangga selagi Eka harus bekerja di Sulawesi dan berkarir di dunia Pertambangan Emas. Bersama, mereka mulai membangun bukan hanya usaha, tetapi juga kehidupan yang ingin dijalani kelak.
“Grbhnā mi te saubhagatvāya hastam, Mayā patyā jaradastir yathā sah…”
Artinya:
Dalam sebuah pernikahan kalian disatukan demi sebuah kebahagiaan dengan janji hati untuk saling membahagiakan. Bersamaku engkau akan hidup selamanya karena Tuhan pasti akan memberikan karunia sebagai pelindung dan saksi dalam pernikahan ini.
(Rgveda : X.85.36)
“Somewhere between the lives we once lived and the dreams we have yet to fulfill, we found each other and discovered that love is not simply about finding someone to share the beautiful moments with, but finding someone with whom even the ordinary becomes meaningful. And so, we choose to walk through life together, with open hearts, holding each other through every change, every uncertainty, and every new beginning that the years may bring.”

silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan