Maps Menuju Lokasi Pernikahan
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang."
Kami belajar di kampus yang sama, Telkom University. Awalnya kami hanya dua orang asing yang kebetulan berada di lingkungan yang sama. Lalu sebuah kepanitiaan mempertemukan kami, memberi alasan untuk saling berbicara dan mengenal. Tak ada yang istimewa waktu itu — hanya dua teman yang berbagi tawa dan cerita.
Selama empat tahun, dari 2020 hingga 2024, kami terdiam dalam jarak. Tak ada sapa, tak ada kabar, hanya nama yang sesekali singgah di telinga lewat cerita yang dibisikkan teman-teman. Waktu berjalan, namun ternyata semesta tak benar-benar memisahkan.
September 2024, sebuah pesan singkat di Instagram menjadi jembatan yang menautkan kami kembali. Dari obrolan kecil di layar, kami bertemu lagi — bukan sebagai dua orang asing, tapi sebagai dua hati yang diam-diam masih saling mengenal.
Sejak saat itu, kedekatan yang sempat hilang perlahan tumbuh kembali. Dan tanpa disadari, kami kembali menemukan rumah di hati satu sama lain.
Selama kami menjalani hubungan, alhamdulillah cinta ini tumbuh dengan restu dari keluarga dan ridha Allah. Semua berjalan begitu indah hingga akhirnya kami melangkah ke jenjang yang lebih serius . 29 Juni 2025 kami melangsungkan acara lamaran.
Dengan izin Allah kami memutuskan untuk menikah dan akan mejadi teman hidup selamanya.




silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan