Maps Menuju Lokasi Pernikahan
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan
Berawal dari satu swipe kanan di aplikasi kuning itu — yup, that Yellow Bee. 🐝
April 2024 jadi titik awal ketika semesta mulai bekerja lewat algoritma, mempertemukan Tsadiera & Anwar.
Waktu itu, Diera lagi sibuk banget dengan dunianya sendiri: gym, muaythai, main… hidupnya penuh agenda.
Ajakan ketemu? Susah banget dijawab.
Tapi setelah beberapa kali berhasil ngajak Diera keluar — lewat pitching deck yang Anwar buat dan presentasikan waktu itu — Anwar akhirnya memberanikan diri untuk nembak.
And guess what? Bahkan setelah ditembak… eh, malah didiemin.
Katanya: “belum siap :(”
Tapi Anwar — ya, tetaplah Anwar. Laki-laki tangguh yang sabar walau hatinya galau. Dia punya prinsip:
“Obat galau yang paling ampuh itu ya… orang yang bikin galau itu sendiri.”
Dan dia buktiin.
Terus ajak ketemu.
Terus hadir.
Terus ngerti — walaupun belum punya status apa-apa.
23 Mei 2024
Tanpa banyak bicara, Anwar ajak makan siang mama dan papa-nya Diera di resto Cerita Rasa. (Ada rasa apa nih yang mau diceritain?)
Ceritanya sih mau meyakinkan mereka kalau dia serius… Dan dia beneran berani ngomong langsung ke orang tua Diera.
(Eh… ini udah kayak ngelamar nggak sih sebenernya? ._.)
Plot twist? Mungkin. Tapi ya… itulah awal dari segalanya.
26 Mei 2024
Di hari ulang tahun mama Diera, di tengah sejuknya Cikole, Bandung, Diera akhirnya menerima Anwar sebagai kekasihnya.
Enggak heboh, enggak drama, tapi… penuh rasa.
Long story short… tiba-tiba sudah 1 Februari 2025 — hari pertunangan kami.
Banyak hal yang kami lalui bersama: obrolan panjang, jarak, emosi satu sama lain, harapan, dan keyakinan… Meski dari luar semua terasa begitu singkat.
Dan kini… 27 September 2025, kami bersiap melangkah ke bab berikutnya:
Pernikahan.
See you on our special day
Thankyou
silahkan pilih rute seperti yang ada di gambar bawah ini, karena ada penutupan jalan sementara untuk perbaikan jalan